Apa Pengertian Account Officer?


Pengertian Account Officer – Definisi dari AO atau Account Officer adalah seseorang yang memiliki tugas untuk mencatat, mengatur, membuat, mengelola serta menyimpan hal-hal yang terkait dengan tagihan dan mutasi transaksi yang dimiliki oleh klien perusahaan.
            Lebih luas pada perusahaan industri keuangan seperti bank leasing, maupun perusahaan keuangan lain, seorang account officer juga merupakan staf yang tugasnya juga memasarkan produk-produk dan mengembangkan bisnis perusahaan.
            Selain itu, dalam banyak Bank yang ada di Indonesia seorang AO juga dibebani tugas untuk membantu penagihan jika mendapati pemilik rekening/ klien telah menunggak pembayaran/ wanprestasi untuk menjalankan kewajibannya (BACA JUGA: Tanggung jawab, pekerjaan dan tugas account officer). 


Definisi/ pengertian account officer adalah

Pengetahuan, atribut dan keterampilan yang dibutuhkan seorang account officer

Untuk menjadi seorang account officer yang baik maka perlu untuk memahami konsep akuntansi dasar, familiar dengan sistem pelaporan keuangan dan juga memahami pajak barang dan jasa. Karena itulah, seorang AO akan sangat membutuhkan pengetahuan yang baik seputar matematika, semua hal yang terkait dengan administrasi serta memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam menggunakan alat bantu hitung dan akuntansi.
Umumnya sebuah perusahaan atau bank memprioritaskan kandidat account officer yang memiliki kualifikasi dan latar belakang pendidikan dari akutansi, ekonomi bisnis, manajemen, statistik, matematika, dan administrasi.
Karakter yang harus dimiliki oleh seorang AO yang baik adalah:
- Teliti
- Akurat
- Sistematis
- Jujur
Ketelitian seorang AO dibutuhkan dalam proses pemeriksaan dan pengolahan data. Ketelitian  seorang AO juga dibutuhkan untuk membaca potensi calon klien yang akan bekerja sama dengan perusahaan. Atribut akurat utamanya sangat dibutuhkan saat kegiatan pengolahan data klien perusahaan, di bidang kredit misalnya; semakin akurat sebuah data selanjutnya dapat mempengaruhi kapasitas dan kualitas kredit klien, yang tentu akan terkait dengan kewajiban sesorang untuk melaksanakan pembayaran. Sistematis disini dapat dimaknai bahwa seorang account officer dalam menjalankan kewajibannya dapat memenuhi aturan dan prosedur kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Aspek kejujuran dapat dimaknai dalam menjalankan tugasnya; pengumpulan data, verifikasi, analisa dan penyimpulan serta proses kerja lain dapat dilakukan secara valid. Selain itu, mengingat yang dikelola adalah hal yang sifatnya sangat rahasia (akun) maka seorang account officer juga dituntut untuk mampu menjaga kerahasiaan seorang klien. 

Rekanan dan jaringan kerja account officer

            Untuk menunjang pekerjaan seorang account officer dibutuhkan kemampuan untuk dapat membina hubungan dengan beberapa pihak seperti: Kantor Notaris, Kantor Pajak, perusahaan pembiayaan lain, serta para pihak yang berkaitan secara langsung dan tidak langsung dengan transaksi yang dilakukan oleh klien, misalnya; jaringan supplier, distributor atau agen apabila klien tersebut berprofesi di bidang perniagaan. Dengan kata lain skill atau keterampilan untuk melobi atau melakukan negosiasi juga dibutuhkan oleh seorang account officer. Skill komunikasi seorang AO juga dibutuhkan ketika ia berencana untuk bekerja sama dengan bagian internal perusahaan dan juga melakukan presentasi untuk menyajikan hasil kerja terhadap pimpinan perusahaan.
            Jaringan dan rekanan kerja sangat dibutuhkan oleh seorang account officer untuk dapat melakukan pengumpulan data klien/ nasabah, verikasi kebenaran fakta dan data yang didapat di lapangan, pengolahan data yang telah terkumpul serta proses bisnis yang akan dilakukan. Mengingat tidak jarang terdapat kasus manipulasi transaksi atau mutasi yang jika dibiarkan akan menimbulkan resiko terhadap perusahaan dimana account officer tersebut bernaung.

Semoga membawa manfaat!
            

Tidak ada komentar