Tanggung Jawab, Fungsi, & Tugas Health Advisor

Peran dan fungsi health advisor

Seperti yang telah sedikit disinggung pada pembahasan Pengertian Health Advisor, peran dan fungsi health advisor yang utama adalah menjembatani kebutuhan klien terhadap usaha serta fasilitas untuk mencapai level kesehatan yang diharapkan melalui pengetahuan, keterampilan dan pelayanan yang dimilikinya.
Seorang health advisor akan menjadi sumber informasi dan penasehat terkait perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi berbagai program kesehatan yang dibutuhkan oleh seorang klien.

 Tugas dan tanggung jawab health advisor

            Memiliki fungsi sebagai seorang penasehat dan seorang konsultan, maka seorang health advisor diharapkan untuk dapat:
  • Mereferensikan dokter, rumah sakit, apotek, atau labolatorium mana yang terbaik untuk klien.
  • Mereferensikan program yang terbaik untuk penyembuhan/ meningkatkan kesehatan klien.
  • Merekomendasikan jadwal dan rencana aktivitas terkait 2 hal diatas yang sebaiknya diambil oleh klien, dsb.


Tidak jauh berbeda dengan profesi dalam bidang jasa, tanggung jawab utama dari profesi health advisor/ penasehat kesehatan adalah pelayanan yang profesional. Layanan profesional dan perhatian terhadap segala keluhan klien mutlak diperlukan untuk mencapai sukses dalam pekerjaan ini. Mengingat tujuan awal dari pekerjaan ini adalah untuk meninggalkan kesan nyaman, tempat yang aman dan tepat untuk meminta bantuan.

Uraian tanggung jawab, peran/ fungsi, & tugas Health Advisor

Tanggung jawab yang kedua yang harus dimiliki oleh seorang health advisor adalah dapat menjaga kerahasian data klien. Data-data klien terkait; riwayat kesehatan, kondisi kesehatan terkini, perawatan/ program yang sedang dijalani dan beberapa data lain merupakan bentuk hak privasi yang hanya boleh diketahui oleh beberapa pihak saja.

            Dalam melakukan pekerjaannya sehari-hari seorang health advisor yang profesional dituntut untuk mampu:

  • Mengetahui dan menganalisa problem awal yang dihadapi/ tujuan yang hendak dicapai oleh klien.
  • Mengetahui, merekomendasikan tempat/ layanan yang sesuai untuk melakukan konsultasi lanjutan terhadap problem atau program kesehatan yang hendak diambil oleh klien, berikut dengan detail persyaratan dan administrasi pendukung yang dibutuhkan.
  • Setelah klien menyetujui, maka health advisor dapat merencanakan dan membuat jadwal untuk menggunakan layanan atau melakukan reservasi tempat yang telah dipilih oleh klien.
  • Melakukan monitoring berkala terhadap program maupun layanan yang telah diambil oleh klien, dan.
  • Melakukan evaluasi terstruktur terhadap pelayanan yang telah diterima oleh klien.


            Secara umum tujuan yang wajib dimiliki oleh setiap health advisor dalam melakukan pekerjaannya adalah mencapai ekspektasi yang telah diharapkan oleh klien, ketika ia memutuskan meminta health advisor untuk membantunya.



Tidak ada komentar